Wanita adalah sosok yang teramat mulia dalam islam. Dari rahim seorang wanita mulia tersimpan berjuta harapan, yaitu lahirnya generasi rabbani penerus peradaban. Sejarah mencatat bahwa dalam peradaban-peradaban sebelum islam wanita direndahkan bahkan hanya dijadikan peampiasan birahi para lelaki. Namun, setelah islam datang dengan membawa rahmat bagi semesta alam menjadikan wanita sebagai sosok yang mulia. Saking mulianya seorang wanita, ribuan bala tentara muslim diturunkan ketika ada seorang muslimah yang dihinakan. Untuk menjaga kehormatan wanita, disyari’atkanlah jilbab sebagai penutup aurat. Tujuan disyari’atkannya jilbab bagi wanita bukan untuk membatasi gerak wanita dan mengekang wanita, melainkan untuk menjaga segala keindahan yang ada pada diri seorang wanita sehingg tidak sembarang orang dapat menikmatinya secara liar. Wanita muslimah ibarat ratu, tidak bisa sembarang lelaki menyentuh dan mempermainkannya. Oleh karena itu bagi seorang wanita muslimah hendaknya menjaga dirinya dengan jilbabnya. Sebagaimana firman Allah dalam surat Annur ayat 31, “Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah merek menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali pada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka.”
Syurga terhampar luas bagi para wanita muslimah yang menjalankan syari’ah-Nya termasuk kewajibannya menutup aurat mereka dengan syarat hanya diniatkan untuk meraih ridho Allah SWT. Jilbab dan amal saleh para wanita muslimah akan mengundang kecintaan Allah dan mengantarkan mereka ke jannah-Nya.
Semua wanita mendambakan dirinya bisa tampil cantik jelita, dan ini merupakan hal yang wajar. Jika wanita berhasil meraih jannah, yang kelak ia dapatkan bahkan jauh lebih cantik dari apa yang ia bayangkan sebagai wanita tercantik di dunia. Allah akan mengembalikan ia ke usia muda dan gadis. Lebih dari itu, para wanita di dunia ketika masuk jannah maka akan lebih cantik daripada bidadari syurga bahkan berlipat ganda, tergantung dengan tingkat ibadahnya kepada Allah.
Oleh karena itu, berbahagialah para wanita muslimah yang telah berupaya beribadah dan beramal saleh hanya karena mengharap ridho Allah, serta berjuang untuk menjaga kehormatannya dengan jilbabnya karena kelak mereka akan menjadi wanita yang dirindukan syurga dan menjadi wanita yang lebih cantik dari bidadari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar